INTERNASIONAL

Mengejutkan! Ini Hasil Pemeriksaan Kesehatan Mental Donald Trump

AMERIKA SERIKAT –Donald Trump terbukti sukses luar biasa. Bisnisnya mentereng dan mampu mengalahkan semua lawan politiknya untuk mendapatkan jabatan top saat ini. Namun, para ahli sedang mendebatkan kesehatan mental sang presiden Amerika Serikat ini.

Diskusi mengenai kesehatan mental Trump datang setelah ada surat terbuka dari belasan profesional yang menyatakan kalau ketidakstabilan emosi dasar Trump membuatnya tidak sehat sebagai presiden.

Memang, pernyataan ini sendiri membuat konflik di dunia kesehatan mental. Para psikiater top Amerika menghujat para profesional mengenai surat terbuka itu. Karena, kesehatan mental orang disebut mereka tidak boleh dibuka di depan publik.

Debat mengenai kesehatan mental Trump sebenarnya memang sudah ada jauh sebelum pemilihan. Tepatnya pada November tahun lalu. Namun, mayoritas profesional kesehatan mental top AS menolak memberikan penyataan mereka untuk publik. Itu seiring peraturan Goldwater yang diadopsi dari American Psychiatric Association (APA) pada 1973.

Dalam peraturan tersebut, psikiater dilarang memberikan diagnosis dari seseorang yang tidak secara langsung mereka evaluasi. Isu itu kali pertama keluar setelah media bertanya kepada puluhan ahli pada 1964 apakah nomine Partai Republik Barry Goldwater secara psikologis sehat sebagai presiden.

APA pun mengingatkan tahun lalu kalau mereka yang melanggar peraturan untuk menganalisis kandidat presiden sebagai profesional yang tidak bertanggung jawab, stigmatis, dan melanggar etika.

Namun sekarang, beberapa profesional mulai terbuka. Termasuk, mereka yang menandatangani petisi untuk melengserkan Trump. Saat ini sudah ada lebih dari 23 ribu tanda tangan. Beberapa dari profesional kesehatan mental itu mengatakan kalau Trump punya Gangguan Kepribadian Narsistik. Alias narsis tingkat tinggi.

Dalam Psychology Today, mereka yang narsistik punya beberapa karakteristik. Antara lain, tidak punya empati kepada orang lain, selalu ingin dipuja, mereka merasa superior atau merasa harus mendapatkan perlakuan istimewa, mereka selalu mencari perhatian dan pujian dan susah menghadapi kritik atau kegagalan.

Ada 35 profesional kesehatan mental yang menulis surat kepada New York Times. Mereka mengatakan ada ketidakstabilan emosi mendasar Trump. Itu ditunjukkan dari pidato dan tindakan yang diambilnya. Dan, itu semua membuatnya tidak mampu menjalankan tugas sebagai presiden.

Mereka mengatakan kalau peraturan Goldwater membuat profesional lain tetap tutup mulut. Tetapi, ini saatnya untuk berbicara. ”Diam ini membuat para ahli kami gagal mengingatkan publik dan anggota kongres di saat kritis seperti ini. Kami takut kalau banyak hal yang harus dipertaruhkan bila kita tetap diam,” tulis mereka.

Awal pekan ini, senator dari Partai Demokrat Al Franken mengatakan kalau beberapa rekan Partai Republiknya menyatakan kekawatiran mengenai kesehatan mental Trump. Terutama mengenai sisi kejujuran presiden dan kecurigaan kalau Trump banyak bohong.

Meski demikian, ada juga yang tidak setuju dengan diagnosis tersebut. Dr Allen Frances, penulis Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders IV, mengatakan kalau banyak gangguan kesehatan mental yang salah sasaran. ”Mungkin dia orang narsis sedunia. Namun, itu tidak lantas membuatnya sakit mental. Karena dia tidak menderita stress dan indikasi-indikasi khusus adanya penyakit mental,” ulasnya. (Fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top