EKOBIS

Investasi Membaik, Industri Makanan Dipastikan Tumbuh Positif

Industri makanan dan minuman (mamin) nasional diyakini tumbuh signifikan pada 2017.

Hal itu didasarkan pada tren peningkatan investasi di sektor tersebut.

Realisasi investasi sektor industri mamin sampai triwulan ketiga pada 2016 mencapai Rp 24 triliun.

Karena itu, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) optimistis tren positif tersebut terus berlanjut pada 2017.

”Pada 2017, kami yakin minimal bisa tumbuh 8,5 persen,” kata Ketua Gapmmi Adhi S. Lukman.

Dia menambahkan, para pelaku industri mamin saat ini mulai berekspansi melirik pasar-pasar baru, termasuk ASEAN.

Untuk kawasan tersebut, ekspor tidak hanya dilakukan melalui pengiriman produk mamin dalam kemasan, tapi juga kuliner.

Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto menyampaikan hal senada.

Dia menyebutkan, kinerja industri mamin di Indonesia tumbuh pesat.

Laju pertumbuhan pada triwulan ketiga 2016 mencapai 9,82 persen.

Angka itu di atas pertumbuhan industri 4,71 persen pada periode yang sama.

”Pertumbuhan didorong meningkatnya pendapatan masyarakat. Juga, didukung tumbuhnya populasi kelas menengah yang disertai kecenderungan pola konsumsi masyarakat yang mengarah untuk mengonsumsi produk-produk pangan olahan ready to eat,” paparnya.

Panggah melanjutkan, industri mamin mempunyai peranan penting, terutama dalam kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) nonmigas.

Peran subsektor industri mamin merupakan yang terbesar jika dibandingkan dengan subsektor lain. Yakni, 33,6 persen pada triwulan ketiga 2016.

Sumbangan nilai ekspor produk mamin pada 2016 mencapai USD19 miliar. Sementara itu, impor produk mamin pada periode yang sama memperoleh USD 9,64 miliar. (fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top